Dilaketika dua Pihak (May Day)

Kondisi social di Indonesia tak bisa disamakan dengan Uni Soviet pada 1917, saat pertentangan kelas tumbuh subur dan melahirkan Revolusi Oktober: kaum Bolshevik melenyapkan para borjuis. Hubungan mereka saling menegasikan dan menguasai.

Di Indonesia, tidak bisa diterapkan kapitalisme dan sosialisme murni. Karena itu, tanpa perubahan keadaan, konflik antar kelas bisa mengarah ke perang antar kelas yang rumit.

Sikap solutif dalam hubungan industrial adalah dengan mengkaji ulang visi dan paradigm yang sudah using. Setiap pihak harus memandang pihak lain sebagai mitra dan buruh tidak dianggap sebagai alat produksi semata sehingga terjadi proses memanusiakan manusia.

Setiap pihak harus menyadari bahwa masing-masing punya kekurangan dan kelebihan sehingga hubungan keduanya lebih untuk melengkapi. Maka visi “Aku” harus jadi “Kita”.

Idealnya, hubungan industrial adalah dialektika antara pekerja dan pemberi kerja. Hubungan industrial harus mencerminkan sintesis dari dua tesis kepentingan pekerja-pengusaha.

Dialektika pekerja-pengusaha tak mungkin terwujud tanpa masing-masing pihak mengganti pandangan lama dengan pandangan baru yang rasional, berbasis hokum, dan berdasarkan kemanusiaan. Pandangan baru akan menghadirkan sikap saling menghargai (mutual respect), saling pengertian (mutual understanding), saling percaya (mutual trust), dan keduanya sama-sama diuntungkan (mutual benefit).

Tak aka nada lagi letupan-letupan ketidakpuasan dalam benturan kekerasan yang berlebihan . semua masalah bisa dicairkan penyelsaiannya secara arif di meja perundingan. Para pihak harus meyakini masih ada irisian sama diantara keduanya sehingga hubungan industrial tidak berhenti pada setumpuk klausul undang-undang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: