Tuhan mendustai kita demi kenyataan

Terima kasih banyak atas suratmu yang sangat menarik sahabatku! Sekarang saya dapat mengerti dengan lebih baik gambaran perempuannya Aristoteles. Jika engkau nanti pergi ke café zu den toten aber immer jungen Philoshophen itu, pernyataannya bahwa dia hidup di suatu masa lebih dahulu adalah benar. Namun seandainya dia dahulu meneladani Plato, tentu dia akan memilik gambaran positif tentang perempuan. Oh ya, apakah Aristoteles mengenal Diotima? Dia telah membantu Socrates menjadi salah satu filosof terpenting. Seorang Perempuan!

Sayang, Plato tidak terlihat saat kamu berada di café itu. Tentu kamu akan senang bila dapat berbicara dengannya juga, bukan? Dia pasti memiliki raut wajah yang lebih lembut di banding Aristoteles. Oh ya, jangan lupa katakana pada Renee, saya tahu sedikit mengenal perbedaan antara mimpi dan kenyataan seperti berikut ini:

Mimpi dan kenyataan adalah dua dunia yang berbeda. Mimpi adalah dunia fantasi dan pikiran. Kedua dunia ini kemudian bertemu dengan sesuatu yang muncul dari dalam jiwa. Bagi kita, kenyataan adalah dunia material, akan tetapi demikian pula dengan ilmu pengetahuan, sejarah, ataupun bahasa. Lalu apakah kita benar – benar dapat memahami seluruh kenyataan? Kita nyaris tidak tahu apa – apa tentang Tuhan. Meskipun begitu, Dia ada. Jadi kenyataan kita adalah tidak sempurna, persis seperti mimpi.

Mimpi juga memberikan sesuatu yang besifat kira – kira. Dari mimpi kadang kala orang dapat belajar sesuatu, begitu pula dari kenyataan. Dengan kedua dunia ini mungkin kita dipersiapkan untuk menuju dunia – dunia yang akan datang dan belum kita kenal.

Hanya saya tidak mengerti secara utuh apa yang Rene maksudkan ketika dia berkata, “Terkadang Tuhan mendustai kita demi kenyataan”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: